Materi pembelajaran Pancasila terdapat pada Kelas 2 Tema 5 Sub Tema 1 dalam pembelajaran PPKn. Dalam materi Pancasila, siswa diharapkan memahami makna dari pancasila dan menumbuhkan rasa cinta tanah air. Berikut penjelasannya:

Dapat dilihat pada gambar bahwa lambang negara kita adalah Garuda Pancasila. Dalam jumlah bulu di sayap melambangkan tanggal, 8 jumlah bulu di ekor melambangkan bulan, dan 45 jumlah bulu di leher melambangkan tahun. Dalam Garuda Pancasila terdiri dari burung garuda, simbol Pancasila, dan semboyan Indonesia. Lambang garuda Pancasila dirancang oleh Sultan Hamid II yang berasal dari Pontianak kemudian disempurnakan hingga diresmikan pada tanggal 10 Februari 1950. Makna dari burung garuda sebagai lambang negara adalah untuk menggambarkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dan negara yang kuat. Garuda juga melambangkan kebajikan, pengetahuan, kekuatan, keberanian, kesetiaan, dan kedisiplinan.

Dalam Garuda Pancasila juga terdapat simbol-simbol Pancasila. Berikut penjelasan dari simbol-simbol Pancasila dan maknanya yaitu:
- Bintang, melambangkan dari sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa.
Simbol bintang tersebut menggambarkan sebuah cahaya, seperti cahaya kerohanian yang berasal dari Tuhan kepada setiap manusia dan menjalin toleransi saling menghormati kepercayaan masing-masing untuk membina kerukunan. - Rantai, melambangkan dari sila kedua yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.
Rantai tersebut terdiri atas mata rantai yang berbentuk segi empat dan lingkaran yang saling berkaitan membentuk lingkaran. Keterkaitan itu memiliki makna bahwa bangsa Indonesia saling terkait erat, saling bahu-membahu, saling membutuhkan dan menjunjung tinggi sikap kemanusiaan. - Pohon Beringin, melambangkan dari sila ketiga yaitu Persatuan Indonesia.
Pohon beringin merupakan pohon besar yang bisa digunakan oleh banyak orang sebagai tempat berteduh di bawahnya. Hal tersebut dikorelasikan sebagai Negara Indonesia, di mana semua rakyat Indonesia dapat ‘berteduh’ di bawah naungan Negara Indonesia. Tak hanya itu saja, pohon beringin memiliki sulur dan akar yang menjalar ke segala arah. Hal ini dikorelasikan dengan keragaman suku bangsa yang menyatu di bawah nama semboyan Indonesia (Bineka Tunggal Ika) - Kepala Banteng, melambangkan dari sila keempat yaitu Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan.
Kepala Banteng ini memiliki filosofi sebagai hewan sosial yang suka berkumpul, seperti halnya musyawarah, di mana orang-orang berdiskusi untuk melahirkan suatu keputusan. - Padi dan Kapas, melambangkan dari sila kelima yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Simbol pangan dan sandang tersebut menyiratkan makna perbuatan adil yang mencerminkan nilai luhur, kekeluargaan dan kegotongroyongan untuk mencapai kemakmuran rakyatnya secara merata.